Ross Woods, rev. 2018, '20-'24 Transl./Diterj. Google & ChatGPT
Rencana praktis
Kelayakan
Evaluasilah sejak dini apa yang Anda perkirakan dapat dilaksanakan. Periksa apakah konsep penelitian dan metodologi dapat dijalankan mengingat keterbatasan waktu, dana, dan sumber daya manusia. Hal ini membantu menentukan kelayakan rencana penelitian di dunia nyata, sehingga Anda dapat mengeliminasi opsi yang tidak realistis pada tahap perencanaan dan melakukan revisi serta penyempurnaan yang diperlukan.
Menyusun anggaran
Buatlah anggaran jika penelitian Anda memerlukan biaya. Beberapa penelitian tidak memerlukan pengeluaran finansial, sementara yang lain dapat menimbulkan biaya yang cukup besar. Anggaran juga akan berguna dalam bab metodologi dan dapat digunakan untuk persetujuan pendanaan.
Apakah Anda akan menggunakan asisten peneliti?
Jika Anda berencana menggunakan asisten peneliti, susunlah rencana untuk merekrut dan melatih mereka. Hal ini juga akan berguna dalam bab metodologi.
Perizinan
Buat daftar semua izin yang Anda perlukan. Misalnya, jika Anda melakukan penelitian di dalam suatu organisasi, biasanya Anda memerlukan izin. Dengan persetujuan pembimbing Anda, peroleh semua izin yang diperlukan. Izin-izin tersebut diperlukan agar proposal Anda dapat diterima.
Menyusun jadwal
Rencanakan tujuan Anda dan buat jadwal untuk setiap tahap. Jika Anda belum memiliki tenggat waktu, tentukan sendiri. Rekomendasi berikut menunjukkan persentase dari total waktu untuk setiap tahap:
- Memilih topik dan mempersempitnya: 10%
- Proposal dan tinjauan pustaka: 20%
- Kerja lapangan dan draf awal: 40%
- Revisi draf dan persiapan pengajuan: 30%
Di sebagian besar institusi, menyelesaikan disertasi doktoral hanya dalam satu tahun adalah tidak realistis. Namun, jika Anda ingin menyelesaikan proyek kecil dalam jangka waktu dua belas bulan yang dimulai pada bulan Agustus dan berakhir pada bulan Mei, berikut adalah beberapa tenggat waktu yang mungkin:
- Topik difinalisasi bersama pembimbing: Akhir Agustus
- Proposal dan tinjauan pustaka diserahkan: Akhir Oktober
- Kerja lapangan selesai dan draf awal sebagian besar lengkap: Akhir Januari
- Draf akhir diserahkan dan siap dinilai: Akhir April
- Penilaian selesai: Akhir Mei
💡 Tips penjadwalan
1. Menyajikan garis waktu dalam proposal tidaklah sulit; ini hanyalah serangkaian tenggat waktu dan aktivitas yang harus diselesaikan pada setiap tenggat tersebut.
2. Buatlah jadwal yang bersifat tentatif dan jangan membuat janji yang mungkin tidak dapat Anda penuhi. Sertakan catatan kehati-hatian karena Anda hampir pasti akan melewati beberapa tenggat akibat keterlambatan yang tidak terduga, dan Anda tidak ingin disalahkan karena hal tersebut.
3. Jika Anda berencana bekerja dengan orang-orang yang biasanya curiga terhadap pihak luar (misalnya sebagai etnografer atau ahli bahasa), sebaiknya Anda merencanakan waktu tambahan untuk melakukan orientasi dan membangun kredibilitas dasar. Pekerjaan Anda akan lebih mudah jika Anda dapat membangun hubungan persahabatan dan kepercayaan.
4. Anda mungkin diminta untuk menyusun analisis risiko beserta rencana kontinjensi, yang akan membantu menghadapi hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana. Bagi siapa pun yang meninjau garis waktu Anda, hal ini menunjukkan bahwa Anda telah merencanakan dengan baik.
5. Jika proposal dan garis waktu terkait dengan pendanaan atau kontrak industri, mungkin ada alasan lain yang membuat jadwal tersebut relatif tidak fleksibel.
⚠ Saat menetapkan jadwal, pertimbangkan konsekuensi dari melewati batas waktu:
1. Dalam program berbayar, mahasiswa dikenai biaya tambahan untuk setiap semester; jika studi berlangsung lama, biaya total dapat menjadi sangat mahal.
2. Dalam program yang didanai atau program dengan pengurangan biaya, pendanaan mungkin memiliki batas waktu, sehingga program menjadi lebih sulit bagi mahasiswa maupun institusi.
3. Mahasiswa yang sering tidak mencapai target jadwal memiliki risiko lebih tinggi untuk gagal. Mereka mungkin merasa putus asa, terjebak pada suatu masalah, atau kehilangan minat.
4. Banyak program memiliki batas waktu absolut, dan mahasiswa secara otomatis dinyatakan gagal jika tidak menyelesaikan studi sebelum tenggat tersebut. Tidak ada perpanjangan jika lembaga akreditasi telah menetapkan batas waktu tersebut.
Draf lengkap & pengajuan
Jika Anda telah mengikuti proses ini sejauh ini, Anda seharusnya sudah memiliki semua elemen berikut. Susunlah semuanya menjadi draf awal proposal yang lengkap. Meskipun kerangka dan isi dapat sedikit bervariasi, struktur berikut cukup umum untuk proposal besar:
- Pendahuluan
- Topik, ditulis secara jelas, ringkas, dan tepat.
- Topik dinyatakan sebagai pertanyaan penelitian atau hipotesis (mungkin dengan sub-pertanyaan atau sub-hipotesis)
- Masalah yang akan Anda bahas
- Latar belakang
- Alasan Anda memilih topik ini, termasuk:
- Kesenjangan penelitian
- Pernyataan signifikansi
- Pernyataan tujuan (ini mungkin jauh lebih sempit daripada keseluruhan masalah)
- Pernyataan ruang lingkup atau batasan topik
- Kerangka teoretis dan asumsi khusus
- Populasi yang didefinisikan
- Temuan atau hasil yang mungkin
- Definisi istilah yang bersifat khusus atau memiliki lebih dari satu makna
- Asumsi atau batasan lain yang muncul selama proses
-
- Tinjauan pustaka
-
- Metodologi
- Catatan tertulis dari rencana metodologi
- Rencana metode penelitian
- Rencana pengembangan dan uji coba alat pengumpulan data
- Metode pemilihan responden
- Rencana analisis data
- Kepatuhan etika yang didefinisikan
-
- Perencanaan khusus
- Jadwal tentatif
- Anggaran (jika diperlukan)
- Semua izin (jika diperlukan)
-
- Daftar pustaka
Pengajuan proposal
Kemudian sunting semuanya menjadi satu dokumen yang harmonis. Tambahkan transisi antarbagian dan paragraf, serta periksa tata letaknya agar mudah dibaca.
Sempurnakan proposal Anda hingga siap diajukan untuk persetujuan. Sunting dengan cermat, termasuk ejaan, tata bahasa, tanda baca, gaya bahasa, dan tata letak. Pastikan Anda telah mendefinisikan secara akurat istilah dan konsep khusus yang berpotensi ambigu. Jalankan pemeriksaan ejaan dan tata bahasa, serta periksa alur logika agar seluruh dokumen tersusun dengan baik.
Saat mengajukan proposal, beri anggota komite setidaknya satu minggu untuk membacanya dan memperoleh persetujuan etika yang diperlukan.
Presentasi
Beberapa institusi juga mewajibkan mahasiswa untuk memberikan presentasi lisan selain proposal tertulis. Presentasi ini biasanya berlangsung sekitar tiga puluh menit, dan komite dapat mengajukan pertanyaan.
Selengkapnya (Tautan membuka jendela baru.)