Etika

Teaching in Higher Education

Sebagian besar persyaratan etika Anda akan tertulis dalam kebijakan dan praktik institusi Anda. Halaman ini hanya memuat beberapa poin khusus yang berkaitan dengan pengajaran.

Sangat mudah untuk memberikan terlalu banyak perhatian kepada mahasiswa yang Anda sukai (misalnya yang ramah, banyak berbicara, atau secara alami menarik). Sebaliknya, juga mudah untuk memberikan perhatian yang tidak memadai kepada mahasiswa yang pendiam, pemalu, kasar, atau kurang menarik. Ada pula kecenderungan alami bahwa pria yang lebih tua akan merasa ingin melindungi wanita yang lebih muda. Salah satu tanda profesionalisme Anda adalah kemampuan untuk memperlakukan semua mahasiswa secara adil dan setara, serta memberikan bantuan di tempat yang paling dibutuhkan.

Anda tidak seharusnya berada sendirian di ruangan tertutup dengan seseorang yang berlainan jenis kelamin.

Etika dalam interaksi di kelas

  1. Pertahankan diskusi pada hal-hal yang memang seharusnya dipelajari oleh mahasiswa. Jika Anda terlalu jauh menyimpang dari topik dan berlangsung terlalu lama, Anda akan mengurangi kesempatan mahasiswa untuk belajar.
  2. Tidak etis untuk mengecualikan sebagian mahasiswa dan memberikan waktu berbicara yang jauh lebih banyak kepada mahasiswa lain secara tidak adil; semua mahasiswa berhak mendapatkan perhatian Anda.
  3. Berikan hak kepada mahasiswa untuk memiliki pendapat mereka sendiri. Jangan mencoba memaksa mereka untuk setuju dengan Anda. Dalam banyak persoalan yang bersifat opini, mahasiswa pada umumnya harus dapat sampai pada kesimpulan mereka sendiri, dan Anda tidak boleh mencoba mengindoktrinasi atau memanipulasi mereka agar menerima pandangan pribadi Anda. Hal ini mudah dilakukan, tetapi tidak adil jika Anda menciptakan stereotip ekstrem terhadap suatu pandangan yang tidak Anda sukai, lalu menyajikan pandangan Anda sendiri sebagai satu-satunya pandangan yang seimbang.
  4. Sebagai pedoman umum, Anda sebaiknya campur tangan jika mahasiswa mendorong suatu pandangan yang berisiko menghambat kemampuannya untuk lulus unit tersebut atau yang bertentangan dengan pedoman etika lainnya (misalnya pandangan yang menyinggung atau diskriminatif).