Belajar Mengajar

Bangun Kepercayaan Diri Anda !!!

Beberapa hal akan membuat Anda menjadi pengajar yang lebih percaya diri.

Pertama, persiapan yang baik adalah penyelamat, terutama pada awalnya. Jika Anda mengalami kesulitan, setidaknya Anda dapat kembali ke rencana pembelajaran Anda. Anda memerlukan rencana pembelajaran yang baik dengan poin-poin yang sederhana dan jelas, contoh-contoh yang baik, serta kegiatan pembelajaran yang dapat diterapkan.

Kedua, Anda akan mengajar lebih efektif jika Anda menguasai bidang Anda. Ada pepatah lama yang mengatakan bahwa Anda harus mengetahui empat puluh kali lebih banyak tentang topik Anda daripada yang Anda ajarkan.

Ketiga, Anda akan mengajar lebih efektif jika Anda antusias terhadap bidang tersebut.

Keempat, tidak ada pengganti untuk pengalaman. Dengan latihan, Anda tidak lagi gugup berbicara di depan kelompok dan akan lebih mampu memperkirakan bagaimana orang memahami Anda.

Kelima, belajarlah dari keberhasilan dan kegagalan Anda. Anda akan lebih percaya diri ketika mengetahui bahwa rencana pembelajaran Anda berhasil.

Keenam, idealnya dapat dikatakan, Seorang mentor yang baik akan mendorong Anda dan memberi Anda kepercayaan diri.

Cara belajar mengajar

Jika Anda belum pernah mengajar sebelumnya, belajar mengajar merupakan tugas besar. Mengajar adalah bidang yang sangat luas dan buku ini hanya dapat menjelaskan beberapa dasar saja.

Jadi bagaimana cara belajar mengajar?

Terimalah nasihat. Buku ini dan instruktur Anda akan membantu memberikan petunjuk.

Sesuaikan pendekatan Anda dengan cara orang belajar.

Sesuaikan pendekatan Anda dengan audiens Anda.

Amati bagaimana orang lain mengajar dan belajarlah dari mereka. Mengikuti contoh nyata disebut modeling.

Ketika Anda melihat seseorang mengajar, tanyakan kepada diri sendiri: Apa yang Anda sukai? Mengapa beberapa hal berjalan dengan sangat baik? Apa yang membingungkan atau tidak membantu?

Carilah ide-ide kreatif.

Ajarkan pelajaran sendiri. Mengajar adalah sesuatu yang dilakukan, bukan hanya dibaca.

Evaluasi diri Anda.

Mulailah dari tugas yang mudah menuju yang lebih sulit.

  Mudah diajarkan Sulit diajarkan
Ukuran kelompokIndividu dan kelompok sangat kecilBesar
Lama sesiPendekPanjang
Jumlah pengajaranBerbicara di depan umumPengajaran yang mengharuskan orang belajar sesuatu
LokasiAkrab dan amanTidak dikenal
Kemampuan belajar peserta didikTidak ada kesulitan belajarAda kesulitan belajar
Seberapa baik Anda mengenal peserta didikTeman atau orang yang dikenalOrang asing
PerilakuKooperatifMungkin sulit diatur
Motivasi peserta didikTinggiRendah
Waktu persiapanCukupTidak cukup
Bantuan tersediaMentor membantu AndaTidak ada bantuan sama sekali
Keakraban materi bagi AndaSangat familiarMateri baru yang harus diteliti
Keakraban materi bagi peserta didikPernah terpapar sebelumnyaBenar-benar baru
Kemampuan memperkirakan apa yang akan terjadiMudahSulit

Keahlian Anda dapat berkembang seiring waktu

Bidang keahlian Anda dan relevansi kualifikasi Anda berubah seiring waktu.

Brian lulus pada tahun 1970-an dengan gelar Master. Ia terus mengajar dan memperbarui keterampilannya.

Fiona lulus dengan gelar bisnis dan berkembang hingga menduduki posisi manajemen senior.

Robert lulus dari universitas dan menulis buku teks serta materi pelatihan dalam bidang keahliannya.

Dalam kasus Robert maupun Fiona, keahlian nyata mereka telah berubah secara substansial dari waktu ke waktu.

Berpusat pada peserta didik

Lembaga pendidikan sebenarnya ada untuk peserta didik, bukan untuk menyediakan pekerjaan bagi pengajar.

Institusi meminta umpan balik agar seluruh program dapat ditingkatkan.

Dua orang pengajar

Mengajar bukan tentang apa yang ingin Anda ajarkan, melainkan tentang apa yang perlu dipelajari peserta didik.

Ms. Bloggs senang memberikan kuliah panjang dan rinci, tetapi sebagian besar peserta didik tidak menganggap catatannya membantu.

Melissa berbeda. Ia mencari tahu apa yang perlu dipelajari peserta didik dan menjelaskan konsep dengan jelas dan sederhana.

Pelajarannya: Yang penting bukan apa yang ingin Anda ajarkan, tetapi apa yang dipelajari peserta didik.

Hukum-Hukum Tetap dalam Penyampaian Pembelajaran

Penyampaian mengacu pada cara Anda berkomunikasi dengan peserta didik agar mereka belajar.

Hukum Tetap Pertama: Bersikap fleksibel dan kreatif.

Anda dapat bersikap fleksibel dalam struktur organisasi, lokasi, penjadwalan, dan metode komunikasi.

Gunakan imajinasi Anda untuk mengajar dengan berbagai cara.

Hukum Tetap Kedua: Metode penyampaian harus sesuai dengan apa yang diajarkan.

Hukum Tetap Ketiga: Metode penyampaian lebih efektif ketika peserta didik aktif.

Metode yang melibatkan peserta didik dalam berbicara, bertanya, menjawab, menulis, dan melakukan sesuatu lebih efektif.

Hukum Tetap Keempat: Variasi metode lebih efektif daripada hanya satu metode.